Yahoow~
Kali ini gue mau sharing tentang kuliner nih. Bagi kalian
yang suka cemil-cemil makanan ringan khususnya
es krim, gue punya tempat rekomendasi yang gak kalah asik baik tempat
maupun rasanya sama yang di mall punya. Diintip yuk Kakak, cekidot! :D
Gue rasa hampir semua orang tahu tempat ini, tapi gak semua
orang juga tahu kalau ada restoran ini. Karena restoran ini terbilang cukup
lama dan terkenal saat zamannya Ibu gue kecil. Otomatis gue belom lahir yaaa. TROPIK.
Konon katanya restoran ini dibangun pada 1950-an! Dan merupakan usaha keluarga
secara turun temurun. Mayoritas pelanggan yang datang adalah mereka yang ingin
bernostalgia dengan rasa maupun kenangan saat masih muda dahulu sering
menyantap es krim bersama orang tersayangnya.
Memang namanya tidak setenar Ragusa yang notabene juga es krim yang
melegenda, tetapi sejatinya ia masih
merupakan teman seangkatannya. Restoran ini terletak di komplek Pasar Baru,
Jakarta Pusat (buat yang belom tahu apa dan dimana itu Pasar Baru, silakan di
searching via Mbah Google ^^). Pasar Baru gak hanya terkenal dengan aneka ragam
toko yang menjual sepatu, tetapi juga pakaian dan kuliner/jajanan layaknya
somay, tahu gejrot, kripik sanjay, dll (FYI: tahu gejrot di depan toko Bata
enak loh! Menu wajib tiap kesana pasti beli itu *jadi promosi deh*). Oke, balik
ke TROPIK, akhir pekan di akhir minggu Juli kemarin gue menyambangi restoran
ini berdua Ibu gue karena penasaran dan Ibu gue udah lama kepengen makan Banana
Split-nya si TROPIK ini. At the first, we forget the specific place of the
TROPIK. Karena tiap kesana pasti kondisi di jalanan sepanjang komplek Pasar
Baru selalu ramai. Tempatnya juga tidak mencolok dan cenderung ‘tenggelam’ oleh
warna warni plang nama toko yang bertebaran di sekitarnya. Bila masuk melalui pintu
depan (yang ada halte buswaynya) lo akan lebih mudah menemukannya. Posisinya di
sebelah kanan. Tepatnya setelah Sushilla Hijab & Accessories. Bangunannya
cukup kuno dan kurang menarik perhatian, satu-satunya yang mudah dikenali
adalah warna biru yang ada pada bangunan tersebut dan terdapat pintu kaca yang
dibaliknya tertempel tulisan “TROPIK” berwarna merah.
Langsung lah gue masuk dan kesan pertama yang gue dapat…
lega, sunyi dan cozy abis.
Restoran TROPIK
Sumber: foto pribadi.
Saat itu ada beberapa pelanggan yang sudah ada di
dalam sedang menyantap pesanannya yang harum luar biasa. Dengan sigap, gue pun
disuguhi daftar menu yang terdapat disana. Ternyata mereka gak hanya menyajikan
es krim, tapi juga menu makanan berat, jus, serta cemilan seperti lumpia
goreng, pangsit, dan lain-lain. Karena emang niatnya cuma ingin makan es krim,
maka gue memesan Banana Split dan menu terbaru mereka Tiramisu, dan cemilan Pangsit Goreng.
Beginilah penampakan es krimnya… dan lumpia gorengnya…
Sumber: foto pribadi
Banana Split.
Sumber: foto pribadi.
Tiramisu
Sumber: foto pribadi
Rasanya gimana? Enak! Gak kemanisan, teksturnya bagus dan pas,
ringan tidak nampak berlemak, susunya terasa dan yang pasti bernuansa homemade
karena dibuat langsung dari dapur mereka. Errr… jujur aja gak semua es krim
enak dan nampak berlemak. Lemak yang gue maksud disini adalah lebih ke efek
setelah gue makan jadinya gumoh atau eneg karena kekenyangan gitu. Well, walau
tiap orang punya rekasi yang berbeda-beda terhadap rasa dan yang dirasakan oleh
tubuh masing-masing. Worth it banget buat es krim veteran (gue menamakannya es
krim veteran, layaknya es krim produksi Baltic dan es goyang favorit zaman
masih bocah ingusan *plak*)!
Harga yang ditawarkan pun juga terjangkau. Untuk seporsi
Banana Splitnya cukup dengan 38000 rupiah saja. Sedangkan Tiramisunya 28000
rupiah. Lumpianya sendiri seporsi hanya 14000 rupiah. Sambal kacang untuk lumpia
gorengnya enak loh, kental. Dan enaknya disini gak kena pajak restoran, hehehe.
Karena ini restoran lama, lantai restorannya pun masih
terbuat dari granit, termasuk toiletnya. Tempatnya juga bersih dan jarak antar
meja diatur sedemikian rupa dengan cukup lebar, sehingga tidak perlu khawatir
akan bersinggungan dengan meja sebelah. Disana terdapat 15 meja dengan
masing-masing 4 kursi setiap mejanya.
Intinya, recommended banget deh buat kalian bagi yang mau
makan kecil maupun besar. Dan bagi kalian yang ingin bersantai sejenak setelah
berbelanja di kawasan Pasar Baru. Untuk harga, bersaing lah, tapi didukung
dengan rasa yang worth it juga :)
Gue harap kalian segera mencobanya.
FYI, TROPIK nggak buka cabang dimanapun lho! Cuma ada di
Pasar Baru ^^
Mohon maaf kalau gue gak fotoin penampakan depan tokonya,
lupa. Selain itu juga gak kepikiran mau mencurahkannya disini XD
Next, gue akan memperbaikinya untuk postingan kuliner
selanjutnya. Stay tune and keep in touch ya~
Critics and suggestions are welcome for the better post next
time :)



